Artikel

MENYANYI

    Dibaca 771 kali Allah Kristus pujian ucapan menyanyi

Nyanyikanlah mazmur bagi TUHAN, hai orang-orang yang dikasihi-Nya, dan persembahkanlah syukur kepada nama-Nya yang kudus!

(Mazmur 30 : 5)

 

 

Pemazmur merasa tidak cukup hanya dirinya saja untuk memuji Tuhan. Oleh karena itu, ia mengajak orang lain untuk turut memuji Tuhan. Pujian adalah sesuatu yang sangat penting itu adalah satu pelayanan yang kudus. Ada orang yang berkata: Martin Luther lebih banyak memenangkan jiwa bagi Kristus melalui nyanyian yang digubahnya daripada khotbah-khotbahnya. Itulah pentingnya nyanyian di dalam ibadah Kristen.

 

Suatu ketika, saya diminta untuk melayani seorang pegawai tinggi yang sedang mengalami kanker stadium empat. Ia dipulangkan dari New York, tempat ia bekerja. Ia tidak mau meninggal di Amerika. Tatkala saya melayani dia dengan mengutip ayat Alkitab, ia berkata: “Aku tidak percaya akan kebenaran yang dikatakan Alkitab!” Jadi, tidak ada gunanya mengutip Alkitab kepadanya. Saya bertanya: “Jika tidak percaya kepada Alkitab, mengapa masih ikut kebaktian?” Ia menjawab: “For the social need!”

 

Sebagai gantinya aku mengundang seorang teman bernyanyi untuk dia di samping tempat tidurnya. Teman itu menyanyikan lagu: Dia jamah! - He touch me – dalam bahasa Inggris. Tatkala teman itu menyanyi bait pertama, tampang bapak itu masih cemberut. Pada hakekatnya ia tidak suka akan kehadiran kami, tetapi oleh karena kami datang dengan orang yang diseganinya, maka terpaksa ia menerimanya.

 

Pada bait kedua, ia mulai menangis terisak-isak. Dengan tersedu-sedu, ia berkata: “Have mercy a sinner like me o Lord.” Aku ketakutan melihat hal tersebut. Aku takut jangan-jangan ia akan meninggal. Aku akan disalahkan orang lain. Pada bait ketiga, ia terus menangis. Setelah teman selesai bernyanyi orang tersebut dilayani untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya secara pribadi. Nyanyian dapat menjadi Injil bagi orang lain.

 

Tatkala orang ini mau menghembuskan nafasnya yang terakhir, ia berkata kepada isterinya: “Mom, do not worry, I am going home!” Ia pun menghembuskan nafasnya yang terakhir. Nyanyian bisa menjadi Injil bagi orang lain. Sembahlah Allah dengan nyanyian pujian kepada-Nya.

 

Nyanyian juga dapat berupa persembahan syukur kepada Tuhan. Demikianlah dikatakan pemazmur di dalam nats ini. Syukur adalah sesuatu yang dibagikan kepada sesama. Pengalaman rohani yang dibagikan kepada sesama dalam nyanyian dapat menjadi persembahan syukur bagi nama Allah kita. Jadi, menyanyilah bagi Tuhan. Paulus dan Silas memuji Tuhan di penjara Filipi maka terjadi gempa bumi dan pintu penjara terbuka tetapi tidak ada tahanan yang melarikan diri. Kepala penjara tersebut bertobat dan percaya kepada Tuhan Yesus. (lihat Kisah Para Rasul 16).

 

Menyanyilah bagi Tuhan, hai orang kudus-Nya dan persembahkanlah syukur kepada Tuhan walaupun dalam wujud nyanyian sebab hal itu berkenan kepada Tuhan.

 

(Charles Hotman Siahaan)