Tentang Kami

Latar Belakang

Kita mengetahui dari Alkitab bahwa Tuhan memiliki rencana dalam hidup kita, termasuk detil hidup kita sehari-hari. Tuhan juga turutserta dan membimbing kita selangkah demi selangkah dalam menjalani hidup. Pemazmur berkata bahwa Tuhan menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadanya (Mazmur 72). Bukan suatu kebetulan kalau Dia menggunakan kata langkah-langkah untuk menyatakan adanya rencana Tuhan dalam hidup kita.

 

Berdirinya Yayasan Mauliutus tak lepas dari rencana Tuhan. Dimulai dari pertemuan yang diatur oleh Tuhan, diawali dari pertemuan Bapak Ir. Febri W. P. Sihombing dan Bapak Pdt. Maulinus Siregar, S.Th di sebuah restoran khas Batak di kota Medan. Dari pembicaraan singkat, keduanya memiliki keperdulian untuk membantu sesama. Bapak Pdt. Maulinus Siregar, S.Th yang aktif melayani di HKBP melihat masih banyak pekerjaan di Ladang Tuhan yang memerlukan bantuan. Bapak Ir. Febri W. P. Sihombing, seorang pengusaha yang terberkati Tuhan terpanggil untuk membantu. Dari pertemuan awal inilah, sentuhan Roh Kudus hadir dan akhirnya mereka sepakat untuk mendirikan Yayasan dengan nama “Mauliutus” yang berarti “sempurna, amat bagus, sangat elok”. Diharapkan Yayasan dapat hadir membawa kabar baik yang sangat bagus dan terbaik, seperti makna namanya Mauliutus.

 

Pendiri Yayasan ini sebagaimana ditampilkan dari kanan ke kiri (Duduk: Bapak Ir. Febri W. P. Sihombing, Bapak Pdt. Maulinus Siregar, S.Th, Ibu Lasma Melvina Gultom dan Ibu Sri Karni. Berdiri: Ibu Yunita Marbun, Bapak Pdt. Pitro Hutasoit, M.Div, MM., Bapak Pdt. Jason Simanjuntak, S.Th, Bapak Risdo Simanjuntak, Bapak Ir. Arjun Sitorus dan Bapak Edward Naibaho)

 

Yayasan ini dibentuk supaya kita semakin memperhatikan sesama kita, seperti para pensiunan Hamba Tuhan, janda maupun yatim piatu. Tertulis di 1 Kor. 12:25, “supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan”. Rasul Paulus menambahkan kesaksiannya. “Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.”

 

 

Maksud dan Tujuan

Yayasan mempunyai maksud dan tujuan dalam bidang keagamaan, sosial serta kemanusiaan; terutama untuk mensejahterakan dan mengupayakan perolehan pendidikan serta kesehatan yang baik bagi keluarga hamba Tuhan dan keluarga jemaat gereja-gereja di seluruh wilayah Indonesia.

 

 

Kegiatan

Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas, Yayasan akan menjalankan kegiatan sebagai berikut:

  1. Memberikan bantuan kepada Hamba Tuhan, terutama yang sedang sakit
  2. Memberikan atau menyediakan pendidikan bagi keluarga Hamba Tuhan
  3. Memberi bantuan kepada janda-janda dari para Pendeta yang telah meninggal dunia atau kepada para Pendeta wanita yang suaminya telah meninggal dunia
  4. Menghimpun Dana Pensiun untuk para Hamba Tuhan
  5. Memberikan jaminan kesehatan, asuransi dan jaminan masa depan kepada para Hamba Tuhan
  6. Memberikan bantuan kepemilikan rumah bagi Hamba Tuhan
  7. Mendirikan atau turut serta membangun tempat-tempat pendidikan
  8. Mengusahakan dan menyelenggarakan tempat-tempat kursus dan tempat-tempat keterampilan, termasuk pula mendirikan balai latihan kerja pada umumnya serta pendidikan dan latihan/pengembangan Sumber Daya Manusia
  9. Memberikan ceramah yang bersifat keagamaan
  10. Mendirikan panti-panti asuhan, panti-panti orang jompo, tunanetra, tunakarya dan panti-panti asuhan untuk anak-anak yatim piatu serta tempat-tempat sosial lainnya
  11. Memberikan bantuan dan/atau santunan kepada siswa-siswa yang tidak mampu dan yang berprestasi (beasiswa)
  12. Menyalurkan dan/atau mengusahakan lapangan kerja bagi pemuda/i yang putus sekolah pada umumnya
  13. Mengusahakan penerbitan buku-buku umum/pendidikan, yang tidak dikomersilkan, gelanggang olahraga, mengadakan pertunjukan-pertunjukan kesenian sanggar tari, nyanyi, musik dan mengadakan atau menyelenggarakan bazar amal, perpustakaan umum
  14. Mendirikan rumah singgah, pelayanan jenazah, penampungan pengungsi, kegiatan berlandaskan hak asasi manusia dan lingkungan hidup
  15. Mendirikan pusat layanan kesehatan berupa rumah sakit, klinik dan praktek dokter bersama
  16. Mengadakan tempat penitipan dan pengasuhan anak di perkantoran
  17. Memberikan bantuan kepada korban bencana alam
  18. Memberikan bantuan kepada tuna wisma, fakir miskin dan gelandangan
  19. Memberdayakan kehidupan ekonomi dari istri pendeta dan guru huria (janda), Bibelvrouw, Diakones dan yatim piatu
  20. Memberi bantuan kepada Hamba Tuhan yang dalam keadaan sakit dan atau meninggal dunia baik berupa penyediaan sarana ambulans maupun uang duka
  21. Memberi bantuan beasiswa kepada hamba Tuhan dan atau putra/putrinya
  22. Membantu dan atau memfasilitasi perumahan pribadi bagi Hamba Tuhan
  23. Membantu dan atau memfasilitasi tunjangan kesehatan, baik secara langsung maupun melalui lembaga yang menaunginya bagi Hamba Tuhan yang masih aktif melayani dan yang sudah pensiun
  24. Membantu dan atau memfasilitasi tunjangan pensiun, baik secara langsung maupun melalui lembaga yang menaunginya bagi Hamba Tuhan yang masih aktif melayani dan yang sudah pensiun